Teks Opini : Relasi Persahabatan dalam Lingkungan Kerja
Relasi Persahabatan dalam Lingkungan Kerja
Oleh: Muhammad Naufal Ramadhan Ernawan - 10080021163
Persahabatan yang
telah didefinisikan oleh penulis dari Amerika Serikat, John Santrock (2002) menjelaskan
bahwa persahabatan merupakan suatu bentuk hubungan atau relasi dekat yang akan
melibatkan suatu kesenangan, percaya, penerimaan, rasa hormat, saling membantu,
menceritakan sebuah rahasia, pengertian, dan spontanitas. Persahabatan dapat
membantu kita dalam mencapai tujuan bersama (himapsikologi.student.uny.ac.id,
2020). Contoh yang sering kita dengar Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta yang
telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, komedian Dono, Kasino dan Indro
yang mampu membuat Warkop DKI menjadi popular dikalangan masyarakat, atau
William Hewlett dan David Packard yang mendirikan perusahaan elektronik HP.
Persahabatan
dimulai sejak kita masih balita atau bahkan saat lansia. Persahabatan menurut
saya, dapat mempererat tali silaturahmi antar individu serta dapat
mempertahankan suatu kelompok agar tidak terpecah belah. Menurut Tubbs dan Moss
(Stefanie, 2016), Hubungan persahabatan yang baik dapat tercipta melalui
komunikasi yang baik antar individu. Dengan berkomunikasi, seseorang dapat
berbagi pengalaman. Misalnya seorang murid pindahan dari luar provinsi, dia
belum mengenal siapa pun di sekolah barunya. Ketika dia sedang menjalani
komunikasi secara terbuka dengan murid sebangkunya serta tidak terkendala oleh
perbedaan bahasa atau pemikiran, kemudian mereka dapat saling memberikan timbal
balik afeksi, artinya mereka sedang menjalani proses dalam membangun
persahabatan yang dapat bermanfaat bagi kedua murid tersebut, seperti saling
membantu dalam berbagi informasi terbaru, mengerjakan tugas, atau menyelesaikan
masalah. Hal tersebut pun dapat mencerminkan suatu bentuk pendekatan sosial
yang dapat membangun relasi persahabatan dalam lingkungan kerja di perusahaan.
Menurut Nitisemito
(Indriati, 2018), lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar
karyawan dan dapat mempengaruhi dalam menjalankan tugas yang diembankan
kepadanya. Jika seorang yang telah diterima lamaran kerjanya sebagai karyawan
pemasaran digital, kemudian saat dia pertama kali datang ke kantornya maka dia
akan bertemu banyak karyawan lainnya yang terlihat menarik bahkan terlihat
lebih kompeten atau lebih ambisius. Dalam bertujuan untuk memulai pembentukan
relasi persahabatan, karyawan baru kemudian memulai komunikasi dengan karyawan yang
berada di dekat meja kerja karyawan baru tersebut. Menurut Rachel Morrison
(Herlina & Riris Loisa, 2018), persahabatan dalam lingkungan kerja mampu
memunculkan motivasi kerja karena telah menjalin hubungan sosial serta dapat
meningkatkan kinerja kerja. Relasi persahabatan di lingkungan kerja juga
bermanfaat bagi para pekerja dalam berbagi pengalaman atau pengetahuan yang
membuat para pekerja menjadi lebih terbuka dan membangun keakraban, serta
mengatasi canggung saat berkomunikasi, kesepian. Menurut analisis data Gallup,
jutaan orang menderita kesepian. Lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia
tidak memiliki satu pun teman dan lebih dari 20% orang tidak memiliki teman
atau keluarga yang dapat mereka andalkan kapan pun mereka membutuhkannya maka
untuk mengatasi hal tersebut persahabatan menjadi solusi agar kita mempunyai
relasi sosial (hbr.org, 2022).
Pentingnya
memiliki sahabat rekan kerja juga telah dibuktikan dari survei Workplace
Friendship & Happiness 2021 oleh Wildgoose, 57% orang mengatakan bahwa
memiliki sahabat di tempat kerja membuat pekerjaan menjadi lebih menyenangkan,
22% merasa lebih produktif, dan 21% mengatakan bahwa persahabatan membuat
mereka lebih kreatif. Hal tersebut juga membuat karyawan yang memiliki sahabat
rekan kerja memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi, terhindar dari
kejenuhan, dan kemungkinan untuk resign dari perusahaan kerjanya kecil (businessnewsdaily.com,
2022). Penelitian Gallup pada tahun 2018 menemukan bahwa mereka yang memiliki
hubungan kerja yang kuat lebih aktif dalam pekerjaannya, menghasilkan pekerjaan
yang berkualitas lebih tinggi, dan memiliki kondisi kesejahteraan yang lebih
tinggi dibandingkan yang tidak punya sahabat rekan kerja (businessnewsdaily.com,
2022). Menurut Caterine Fisher, pakar karier LinkedIn "Relasi itu
penting karena bisa membantu kita merasa saling terkoneksi, membuat kita lebih
termotivasi dan produktif. Jauh lebih mudah untuk berbagi umpan balik dengan
seseorang jika Anda telah membangun hubungan yang solid, atau meminta nasihat
kepada salah satu rekan kerja jika Anda telah akrab dalam relasi
tersebut".
Kita sebagai
makhluk sosial juga memerlukan persahabatan yang telah menjadi fundamental
manusia yang menjadi salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT. Dalam
menciptakan persahabatan di lingkungan kerja juga perlu hati-hati serta perlu adanya
pilihan rekan kerja yang sesuai agar persahabatan tersebut bertahan lama. Seorang
filsuf Yunani, Aristoteles menguraikan tiga macam persahabatan, yakni yang pertama motif kegunaan yang didasarkan
pada apa yang dapat dilakukan oleh dua orang yang terlibat untuk satu sama lain
dalam melakukan timbal balik keramahtamahan yang biasanya secara material, yang
kedua motif kesenangan yang didasarkan pada aktivitas bersama yang sementara
serta hanya mencari kesenangan dan emosi sesaat, dua motif tersebut tidak dapat
bertahan lama karena sifatnya hanya kebetulan saja bahkan dapat rentan terpisah
apabila salah satu sahabat rekan kerja yang monoton atau sedang mengalami
kendala ekonomi, yang ketiga adalah motif kebajikan atau kebaikan yang
mendorong kita untuk menjadi orang yang lebih baik. Relasi persahabatan motif
kebajikan jauh lebih stabil daripada dua motif sebelumnya. Karena dengan
persahabatan motif kebajikan dapat mendorong kita kepada hal-hal kebaikan dan
mencakup juga berbagai motif yang dapat membangun jiwa dan tindakan kita kearah
yang positif, misalnya mampu menemani kita disaat sedang kesusahan, seperti
mengalami tekanan stress dibidang ekonomi, politik, pekerjaan, masalah rumah
tangga, sosial, dan lain-lain.
Dari persoalan
yang telah dibahas serta manfaat yang didapat oleh orang-orang. hendaknya jika
kita berada di lingkungan kerja, kita tidak menjadi orang yang tertutup atau
jangan sampai kita menolak untuk memperluas relasi persahabatan kita kepada
seseorang. Jika kita mendapatkan sahabat, rekan kerja yang mempunyai motif kegunaan
atau kesenangan, lebih baik kita bersahabat dengan rekan kerja yang mempunyai
motif kebajikan atau kebaikan maka persahabatan akan bertahan lama.
Referensi :
Clifton, J., October 07, 2022. The
Power of Work Friends. [Online]
Available at: https://hbr.org/2022/10/the-power-of-work-friends
[Diakses 21 Desember 2022].
Fisher, C., 8 Juli 2014. LinkedIn
Study Reveals Work BFFs Make Us Happier at the Office [INFOGRAPHIC]. [Online]
Available at: https://blog.linkedin.com/2014/07/08/work-bffs
[Diakses 8 Januari 2023].
Herlina & Loisa, R., 2018. Analisis Dampak Kualitas Persahabatan Pada Peningkatan Kinerja Dan Kebahagian Di Tempat Kerja Generasi Milenial. MetaCommunication; Journal Of Communication Studies, 3(2), pp. 15-31. Available at: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/MC/article/view/5442
himapsikologi, Juli 30, 2020. Selamat
Hari Persahabatan Sedunia!. [Online]
Available at: http://himapsikologi.student.uny.ac.id/selamat-hari-persahabatan-sedunia/
[Diakses 21 Desember 2022].
Indriati, I. H., 2018. Pengaruh
Lingkungan Kerja Dan Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Serta Dampaknya
Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen, 8(2), pp. 111-122. Available at: https://www.neliti.com/publications/300260/pengaruh-lingkungan-kerja-dan-kompensasi-terhadap-motivasi-kerja-serta-dampaknya
Kaado, B., 06 Agustus 2022. Why
It’s Good to Have a BFF at Work. [Online]
Available at: https://www.businessnewsdaily.com/6759-friends-at-work.html
[Diakses 4 Januari 2023].
Neno, Y., 28 Maret 2018. Makna
Persahabatan Menurut Aristoteles. [Online]
Available at: https://www.kompasiana.com/frenofile.com/5aba7e0a16835f6bac21c834/makna-persahabatan-menurut-aristoteles?page=all#section2
[Diakses 21 Desember 2022].
Schawbel, D., 13 November 2018. Why
work friendships are critical for long-term happiness. [Online]
Available at: https://www.cnbc.com/2018/11/13/why-work-friendships-are-critical-for-long-term-happiness.html
[Diakses 5 Januari 2023].
Stefanie, 2016. Keterbukaan Diri dalam
Membangun Hubungan. Jurnal Ilmu Komunikasi Ultimacomm, 8(2), pp.
71-82. Available at: https://ejournals.umn.ac.id/index.php/FIKOM/article/view/947/685
Komentar
Posting Komentar